Dunia Ritel

Jurnal Refleksi Distance Education Ritel

   Selamat siang, ini adalah jurnal lanjutan kelas MER ( Managemen Entepreneur Ritel ). Beberapa waktu lalu Saya belum sempat mengerjakan kuis di minggu pertama, dikarenakan sibuk meng edit video tes pasar untuk tugas akhir PER ( Pengantar Entepreneur Ritel ) Batch 3

    Senang sekali Saya bisa menjadi bagian dari kelas Managemen Entepreneur Ritel ini. Walaupun waktunya berbarengan dengan masih semrawutnya tugas PER ( Pengantar Entepreneur Ritel ) bersamaan juga dengan kelas ECW ( Entepreneurship Ciputra Way ), tetapi tidak menyurutkan langkah saya untuk terus mengikuti pembelajaran ini. Malah disini kita bisa sembari belajar me Management waktu, dimana saya juga berkewajiban dengan tugas negara

   Di awal kelas ini, kami diharuskan membuat kelompok diskusi. Akhirnya terbentuklah Doraemon Smart Grub yang digawangi oleh Lia Samatron, Yuni Kurniah, Widya Temanggung, Jasmin, dan Saya sendiri. Alhamdulilah grub ini aktif berdiskusi di sela-sela tugas negara. Semua bersemangat di saat belajar.

Macam - macam Management Ritel :

1. Klasifikasi Deskriptif
  a). Tipe kepemilikan
  b). Tipe keragaman barang yang dijual

2. Klasifikasi Strategic
  a). Margin / Turn over Strategy
  b). Retail price and service strategy
  c). Strategic group classification
  d). Gross margin - merchandise type classification

3. Klasifikasi tingkat pelayanan
a). Penjualan eceran
b). Penjualan eceran dengan memilih sendiri
c). Penjualan eceran dengan penjualan terbatas
d). Penjualan eceran dengan pelayanan penuh

  Alhamdulilah, senang dan bersyukur sekali saya bisa mengikuti distance education ini walaupun banyak keterbatasan karena harus menyesuaikan dengan tugas negara. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan langkah saya untuk terus belajar, malahan kita bisa belajar me management waktu dan akhirnya saya telah melewati ujian akhir pengantar entepreneur ritel batch 3 ini.

  Terimakasih kepada Ibu Poedjiati Tan (wali kelas),  bapak Nur Agustinus dan semua dosen pembimbing. Melalui program distance education ini,banyak sekali hal atau pelajaran baru yang saya dapat untuk bekal pulang ke indonesia nanti. Beribu maaf apabila selama mengikuti pembelajaran ini, banyak kata-kata atau perilaku yang tidak berkenan di hati bapak/ibu dosen

  Ada beberapa perubahan yang saya alami setelah mengikuti pembelajaran ini. Diantaranya :
1. Dulunya, saya kira 5R itu hanya diterapkan di pabrik Jepang, ternyata di dalam kehidupan sehari-haripun baik itu di tempat kerja ( rumah majikan )  5R ini bisa dan saat ini juga saya terapkan

2. Setelah mengetahui bootstrapping, sekarang apabila disini saya menemukan peluang dan tidak ada modal uang, saya mempraktekan bootstrapping ini. Misalnya usaha baju saya dengan sistem dropship. Saya tak mengeluarkan modal untuk membeli baju dagangan tersebut. So usaha itu ga selalu harus butuh modal besar. Kalau saya tidak mengenal per ini, mungkin saat ini saya masih menunggu nanti dan tidak dimulai saat ini usahanya

3. Saya suka mengamati toko-toko di sini baik saat libur atau sedang jalan ke pasar. Suka mengevaluasi sendiri kenapa toko tersebut ramai/sepi. Apakah lokasi atau SWOT nya tidak tepat, atau pedagangnya kurang ramah, ini sangat berguna untuk evaluasi usaha saya nantinya.

4. Belajar me manage keuangan, baik itu di dalam usaha acesoris maupun keuangan pribadi. Tidak di campur, setiap bulan membuat cash flow supaya tau keuangan kita sehat atau tidak, membeli atau kulakan lebih banyak untuk barang yang cepat laku ( fast moving )

  Kedepannya, diharapkan pembelajaran seperti ini terus di adakan. Jadi teman-teman di Hongkong atau dimanapun berada tidak bingung setelah di indonesia nanti mau ngapain

  

 
   

Tonton "Japanese and Korean Online Store" di YouTube

    Tes pasar, kelihatannya sangat sepele tetapi tak sedikit entepreneur yang tidak melakukan tes pasar. Bila dimungkinkan, lakukanlah tes pasar misalnya saja jika kita berbisnis kue kering, cobalah untuk membagikan sample gratis kepada calon customer kita. Tes produk sekalian promosi deh.

  Link diatas, adalah tes pasar saya kepada customer. Karena produk yang dijual tidak berupa makanan, tetapi baju dan acesoris, maka tes pasarnya berupa testimoni dari customer yang telah membeli produk. Masih sangat sederhana memang, namanya juga baru belajar. Hehe

   Jadi sudah kah anda melakukan tes pasar ?

About this blog

Entri Populer

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.
Free Website templatesfreethemes4all.comLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesFree Soccer VideosFree Wordpress ThemesFree Web Templates